Senin, 03 Juli 2023

C. M. Ketting Olivier: Asisten Residen Jombang Pertama (1881-1886)

C. M. Ketting Olivier bergandengan Sultan Hamengkubuwono VII tahun 1894

(Sumber: https://digitalcollections.universiteitleiden.nl/view/item/915727)

Sebelum dibentuk Kabupaten Jombang pada 21 Oktober 1910, pemerintah kolonial melakukan pemekaran wilayah afdeling Mojokerto. Pemekaran wilayah afdeling Mojokerto sudah dilakukan sejak 20 Maret 1881. Melalui Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 3 tahun 1881. Keputusan tersebut termuat dalam Staatblad van Nederlandsch-Indie No. 90 Tahun 1881. Dengan membentuk afdeling Jombang.

Konsekuensi terbentuknya afdeling Jombang maka harus ada pejabat baru di tingkat afdeling. Yang dipimpin dan dikepalai oleh seorang asisten residen. Karena itu, pemerintah kolonial mengangkat C. M. Ketting Olivier sebagai Asisten Residen Jombang.

Memulai karir sebagai pegawai pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1863. Saat diangkat sebagai kontrolir di wilayah Karesidenan Banyumas, seperti diberitakan dalam surat kabar Javabode, 18 Februari 1863.

Setelah cukup lama menjabat sebagai kontrolir, surat kabar Javabode, 16 Februari 1876 memberitakan pengangkatannya sebagai asisten residen. Pemerintah kolonial mengangkatnya sebagai Asisten Residen Kudus. Setelah berpindah-pindah tempat tugas, akhirnya pada tahun 1881 ia diangkat sebagai Asisten Residen Jombang.

Buku Regeerings Almanak voor Nederlandsch Indie 1882, Tweede Gedeelte: Kalender en Personalia, menyebutkan ia mulai menjabat Asisten Residen Jombang pada 29 Maret 1881. Selain itu, kabar pengangkatanya juga dimuat dalam surat kabar Bataviaasch Handelsblad, 29 Maret 1881. Sebelumnya ia menjabat sebagai Asisten Residen Lamongan.

Saat menjabat Asisten Residen Jombang, pernah turut meresmikan pembangunan sekolah di Mojowarno. Peresmian sekolah itu dilaksanakan pada 25 Agustus 1885. Dalam sambutannya di depan pejabat pribumi, ia mengatakan dengan bersemangat akan pentingnya pendidikan bagi penduduk, seperti diberitakan dalam surat kabar Soerabaiasch Handelsblad, 28 Agustus 1885.

Pada tahun 1886, ia meninggalkan afdeling Jombang. Berdasarkan informasi dari buku Regeerings Almanak voor Nederlandsch Indie 1887, Tweede Gedeelte: Kalender en Personalia, ia diangkat sebagai residen. Mulai 05 September 1886 menjalankan tugas sebagai Residen Pasuruan.

Berdasarkan informasi dari surat kabar De Locomotief, 19 Juli 1894, 26 Mei 1896, dan 02 April 1897 diberitakan terakhir menjabat sebagai Residen Yogyakarta. Menjabat residen hingga memasuki masa pensiun pada bulan Juni 1896. Kemudian melakukan perjalanan ke Belanda pada 31 Maret 1897, dengan naik kapal api “Merapi” dari Batavia. Ia menghabiskan masa pensiunnya di negeri Belanda.

Setelah sekitar empat tahun menjalani masa pensiun, surat kabar De Locomotief, 22 Agustus 1901 memberitakan tentang meninggalnya C. M. Ketting Olivier di Den Haag, Belanda pada 17 Agustus 1901. Ia merupakan salah satu kelompok pejabat yang setelah pensiun kembali ke negeri induknya. Untuk menikmati hari tua hingga ajal menjemput.